Showing posts with label ERP. Show all posts
Showing posts with label ERP. Show all posts

Wednesday, September 9, 2009

History BAAN

The Baan Corporation telah dibuat oleh Jan Baan pada tahun 1978 di Barneveld, Belanda, untuk memberikan konsultasi administrasi keuangan dan jasa. Dengan pengembangan paket perangkat lunak pertama, Jan Baan dan Paul Baan saudaranya memasuki apa yang kemudian menjadi industri ERP. Baan perusahaan yang berfokus pada penciptaan perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) software.

Jan Baan mengembangkan program komputer pertama Durango F-85

komputer dalam bahasa BASIC. Pada awal tahun '80-an, Baan Perusahaan mulai mengembangkan Unix aplikasi komputer dengan C dan mengembangkan diri Baan-bahasa C, yang sintaks yang sangat mirip dengan bahasa BASIC.
Baan memperoleh popularitasnya pada awal tahun sembilan puluhan. Lunak Baan terkenal dengan Dynamic Enterprise Modeler (DEM), teknik arsitektur dan bahasa 4GL. Baan 4GL dan Prasarana saat ini masih dianggap sebagai salah satu yang paling efisien dan produktif platform pengembangan aplikasi database. Baan menjadi ancaman nyata pemimpin pasar SAP setelah memenangkan Boeing besar kesepakatan pada tahun 1994. Ia pergi IPO pada tahun 1995 dan menjadi perusahaan publik di Amsterdam dan US Nasdaq. Beberapa perusahaan konsultan besar di seluruh dunia bekerja sama untuk melaksanakan Baan IV untuk perusahaan-perusahaan multi-nasional. Serveral telah mengakuisisi perusahaan perangkat lunak lain untuk memperkaya produk porfolio, termasuk Aurum, Berclain, Coda dan timnas Logistics. Pertumbuhan penjualan pernah diklaim mencapai 91% per tahun.

Namun jatuhnya Baan Perusahaan dimulai pada tahun 1998. Manajemen perusahaan berlebihan penghasilan dengan pemesanan "penjualan" dari lisensi perangkat lunak yang benar-benar ditransfer ke distributor terkait. Penemuan ini "kreatif" manipulasi pendapatan menyebabkan penurunan tajam Baan harga saham pada akhir tahun 1998.

Pada bulan Juni 2000, menghadapi kesulitan keuangan memburuk, sesuai hukum dan pelaporan kerugian kuartalan berturut-turut tujuh dan prospek suram, Baan ini dijual dengan harga US $ 700 juta untuk Invensys, UK otomasi, kontrol, dan proses kelompok solusi untuk menjadi seorang unit Perangkat Lunak dan Layanan Divisi. Laurens van der Tang adalah presiden unit ini. Dengan akuisisi Baan, CEO Invensys Allen Yurko mulai menawarkan "Sensor untuk Boardroom" solusi untuk pelanggan.

Pada bulan Juni 2003, setelah turun Yurko Allen, Invensys menjual unit ke unit Baan SSA Global Technologies sebesar US $ 135 juta.

Setelah memperoleh perangkat lunak Baan, SSA dinamai sebagai SSA Baan ERP Ln. Pada bulan Agustus 2005, SSA Global merilis versi baru dari Baan, bernama SSA ERP LN 6.1. Pada bulan Mei 2006, SSA diakuisisi oleh Infor Global Solutions Atlanta, yang merupakan consolidator ERP besar di pasar.

Perangkat lunak ERP Baan hari ini masih digunakan oleh ribuan perusahaan mid-range di dunia, mayoritas pada versi BaanIVc4 dan sebagian besar Baan5c sisanya. Penjualan baru ERP Ln rendah.

Selengkapnya......

History PeopleSoft



Didirikan pada tahun 1987 oleh David Duffield dan Ken Morris, PeopleSoft awalnya berkantor pusat di Walnut Creek, California sebelum pindah ke Pleasanton, California. Duffield membayangkan sebuah client-server Sistem Integral versi 'paket HRMS mainframe populer. Setelah Integral menolak pembangunan, Duffield dirilis untuk melanjutkan upaya ini sendiri, dan PeopleSoft dilahirkan. PeopleSoft versi 1, dirilis pada akhir tahun 1980-an, adalah orang pertama yang sepenuhnya terintegrasi, kuat client-server aplikasi HRMS suite. [ 1] PeopleSoft memperluas jajaran produk untuk menyertakan Modul Financials di 1.992-3, Distribusi di 1.994-5, dan Manufaktur pada tahun 1996 (melalui Red Pepper Acquisition).

Perusahaan yang diperoleh J. D. Edwards pada tahun 2003. Untuk membedakan produk bekas dengan orang-orang Edwards, PeopleSoft berganti nama kedua lini produk. Pada Januari 2005, PeopleSoft diakuisisi oleh Oracle Corporation.

sumber:http://en.wikipedia.org/wiki/Peoplesoft

Selengkapnya......

History Microsoft Dynamics AX



Microsoft Dynamics AX awalnya dikembangkan sebagai Axapta di Damgaard denmark sebelum digabung dengan Navision Software A / S pada tahun 2000. Perusahaan gabungan, awalnya NavisionDamgaard, kemudian Navision A / S, kemudian akhirnya diakuisisi oleh Microsoft Corporation di musim panas 2002. Sebelum merger, Axapta awalnya dirilis pada Maret 1998 di Denmark dan pasar AS. Saat ini, tersedia dan didukung dalam empat puluh lima bahasa di sebagian besar dunia.

AX Custom pengembangan dan modifikasi dilakukan dengan IDE sendiri, MorphX, yang berisi berbagai alat seperti debugger, kode analyzer, dan antarmuka pencarian. Lingkungan pengembangan ini berada di klien yang sama aplikasi yang normal sehari-hari pengguna akan akses, sehingga memungkinkan pembangunan akan berlangsung pada setiap instance dari klien. Perkembangan bahasa yang digunakan dalam Axapta adalah X + +.

On May 26, 2008, Microsoft selesai mengembangkan versi terbaru (2009) dalam fasilitas yang merentang di dunia dan termasuk situs dalam Vedbæk, denmark; Kiev, Ukraina; Fargo, North Dakota, Amerika Serikat; dan Redmond, Washington, Amerika Serikat; Karachi, Pakistan.

Sejarah menjadi jelas dalam konsep dicampur dalam desain dan pemrograman dan dalam dokumentasi rudimenter yang telah dipindahkan ke sebagian besar (yang dianggap lebih baik daripada menyediakan dengan kontradiksi atau informasi yang salah).

sumber:http://en.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Dynamics_AX

Selengkapnya......

Monday, September 7, 2009

Penerapan ERP

Berikut ini adalah ringkasan poin-poin yg bisa digunakan sebagai pedoman pada saat implementasi ERP:

  • ERP adalah bagian dari infrastruktur perusahaan, dan sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan. Semua orang dan bagian yang akan terpengaruh oleh adanya ERP harus terlibat dan memberikan dukungan
  • ERP ada untuk mendukung fungsi bisnis dan meningkatkan produktivitas, bukan sebaliknya. Tujuan implementasi ERP adalah untuk meningkatkan daya saing perusahaan
  • Pelajari kesuksesan dan kegagalan implementasi ERP, jangan berusaha membuat sendiri praktek implementasi ERP. Ada metodologi tertentu untuk implementasi ERP yang lebih terjamin keberhasilannya

Gagalnya ERP

  • Waktu dan biaya implementasi yang melebihi anggaran
  • Pre-implementation tidak dilakukan dengan baik
  • Strategi operasi tidak sejalan dengan business process design dan pengembangannya
  • Orang-orang tidak disiapkan untuk menerima dan beroperasi dengan sistem yang baru

Tanda-tanda kegagalan ERP

Kegagalan ERP biasanya ditandai oleh adanya hal-hal sebagai berikut:

  • Kurangnya komitmen top management
  • Kurangnya pendefinisian kebutuhan perusahaan (analisa strategi bisnis)
  • Cacatnya proses seleksi software (tidak lengkap atau terburu-buru memutuskan)
  • Kurangnya sumber daya (manusia, infrastruktur dan modal)
  • Kurangnya ‘buy in’ sehingga muncul resistensi untuk berubah dari para karyawan
  • Kesalahan penghitungan waktu implementasi
  • Tidak cocoknya software dgn business process
  • Kurangnya training dan pembelajaran
  • Cacatnya project design & management
  • Kurangnya komunikasi
  • Saran penghematan yang menyesatkan

Software ERP

Beikut adalah software ERP yang saat ini beredar, baik yang berlisensi bayar maupun open source

  • Dynamic AX
  • Compiere
  • ORACLE
  • JDE
  • BAAN
  • MFGPro
  • Protean
  • Magic
  • aLTiUs
  • SAP
  • Onesoft
  • IFS
  • AGRESSO
  • BOSERP
  • EuClid System
  • Mincom Ellipse
  • Axapta
  • SPIN - Datadigi Indonesia

Selengkapnya......

Memilih ERP

Latar Belakang

  • Investasi ERP sangat mahal dan pilihan ERP yang salah bisa menjadi mimpi buruk
  • ERP yang berhasil digunakan oleh sebuah perusahaan tidak menjadi jaminan berhasil di perusahaan yang lain
  • Perencanaan harus dilakukan untuk menyeleksi ERP yg tepat
  • Bahkan dalam beberapa kasus yang ekstrim, evaluasi pilihan ERP menghasilkan rekomendasi untuk tidak membeli ERP, tetapi memperbaiki Business Process yang ada
  • Tidak ada ‘keajaiban’ dalam ERP software. Keuntungan yang didapat dari ERP adalah hasil dari persiapan dan implementasi yang efektif
  • Tidak ada software atau sistem informasi yang bisa menutupi business strategy yang cacat dan business process yang ‘parah’

Secara singkat, tidak semua ERP sama kemampuannya dan memilih ERP tidaklah mudah (paling tidak, tidaklah sederhana), dan memilih ERP yang salah akan menjadi bencana yang mahal

Suksesor Penerapan

Syarat sukses memilih ERP Pengetahuan dan Pengalaman

  • Pengetahuan adalah pengetahuan tentang bagaimana cara sebuah proses seharusnya dilakukan, jika segala sesuatunya berjalan lancar
  • Pengalaman adalah pemahaman terhadap kenyataan tentang bagaimana sebuah proses seharusnya dikerjakan dengan kemungkinan munculnya permasalahan
  • Pengetahuan tanpa pengalaman menyebabkan orang membuat perencanaan yang terlihat sempurna tetapi kemudian terbukti tidak bisa diimplementasikan
  • Pengalaman tanpa pengetahuan bisa menyebabkan terulangnya atau terakumulasinya kesalahan dan kekeliruan karena tidak dibekali dengan pemahaman yg cukup

Pemilihan Metodologi

Metodologi yang berkaitan dengn ERP

  • Ada struktur proses seleksi yang sebaiknya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam memilih ERP
  • Proses seleksi tidak harus selalu rumit agar efektif. Yang penting organized, focused dan simple
  • Proses seleksi ini biasanya berkisar antara 5-6 bulan sejak dimulai hingga penandatanganan order pembelian ERP (BK. Khaitan)
  • Berikut ini adalah akivitas yg sebaiknya dilakukan sebagai bagian dari proses pemilihan software ERP: analisa strategi bisnis, analisa sumber daya manusia, analisa infrastruktur dan analisa software

Analisa Strategi Usaha

  • Bagaimana level kompetisi di pasar dan apa harapan dari customers?
  • Adakah keuntungan kompetitif yang ingin dicapai?
  • Apa strategi bisnis perusahaan dan objectives yang ingin dicapai?
  • Bagaimana proses bisnis yang sekarang berjalan vs proses bisnis yang diinginkan?
  • Adakah proses bisnis yang harus diperbaiki?
  • Apa dan bagaimana prioritas bisnis yang ada dan adakah rencana kerja yang disusun untuk mencapai objektif dan prioritas tersebut?
  • Target bisnis seperti apa yang harus dicapai dan kapan?

Analisa Sumberdaya Manusia

  • Bagaimana komitment top management terhadap usaha untuk implementasi ERP?
  • Siapa yg akan mengimplementasikan ERP dan siapa yg akan menggunakannya?
  • Bagaimana komitmen dari tim implementasi?
  • Apa yg diharapkan para calon user thd ERP?
  • Adakah ERP champion yg menghubungkan top management dgn tim?
  • Adakah konsultan dari luar yg disiapkan untuk membantu proses persiapan?

Analisa Infrastruktur

  • Bagaimanakah kelengkapan infrastruktur yang sudah ada (overall networks, permanent office systems, communication system dan auxiliary system)
  • Seberapa besar budget untuk infrastruktur?
  • Apa infrastruktur yang harus disiapkan?

Analisa Perangkat Lunak

  • Apakah perangkat lunak tersebut cukup fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kondisi perusahaan?
  • Apakah ada dukungan layanan dari penyedia, tidak hanya secara teknis tapi juga untuk kebutuhan pengembangan sistem di kemudian hari
  • Seberapa banyak waktu untuk implementasi yang tersedia
  • Apakah perangkat lunak memiliki fungsi yang bisa meningkatkan proses bisnis perusahaan
sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Perencanaan_sumber_daya_perusahaan

Selengkapnya......

Keuntungan penggunaan ERP

Integrasi data keuangan

Untuk mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik

Standarisasi Proses Operasi

Menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi peningkatan produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk

Standarisasi Data dan Informasi

Menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, terutama untuk perusahaan besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis bisnis yg berbeda-beda

Keuntungan yg bisa diukur

  • Penurunan inventori
  • Penurunan tenaga kerja secara total
  • Peningkatan service level
  • Peningkatan kontrol keuangan
  • Penurunan waktu yang di butuhkan untuk mendapatkan informasi

Selengkapnya......

Modul-Modul ERP

Modul ERP

Secara modular, software ERP biasanya terbagi atas modul utama yakni Operasi serta modul pendukung yakni Finansial dan akuntasi serta Sumber Daya Manusia.

Modul Operasi
  • General Logistics
  • Sales and Distribution
  • Materials Management
  • Logistics Execution
  • Quality Management
  • Plant Maintenance
  • Customer Service
  • Production Planning and Control
  • Project System
  • Environment Management

Modul Finansial dan Akuntansi

  • General Accounting
  • Financial Accounting
  • Controlling
  • Investment Management
  • Treasury
  • Enterprise Controlling

Modul Sumber Daya Manusia

  • Personnel Management
  • Personnel Time Management
  • Payroll
  • Training and Event Management
  • Organizational Management
  • Travel Management

Selengkapnya......

SEJARAH ERP

Sejarah


Perkembangan ERP tidak terlepas dari perkembangan rekayasa pabrikasi (manufacturing) itu sendiri. Kebutuhan akan informasi dari proses pabrikasi juga semakin banyak yang akan berguna bagi setiap pelaku dari pabrikasi baik pelaksanan maupun pengambil keputusan.


Perkembangan ERP melalui tahapan yang sangat lama dengan mengembangkan dari sistem yang telah lahir sebelumnya.
  1. Tahun 1960-an merupakan konsep awal dari ERP dengan adanya MRP (Material Requirements Planning), sistem ini meliputi perencanaan dan penjadwalan kebutuhan material perusahaan.
  2. Tahun 1980-an MRP berkembang menjadi MRP II (Manufacturing Resource Planning), yang memperkenalkan konsep mengenai penyatuan kebutuhan material (MRP) dan kebutuhan sumber daya untuk proses produksi.
  3. Tahun 1990-an perkembangan ERP mulai pesat, awal dari perkembangan ERP dimulai Tahun 1972 dengan dipelopori oleh 5 karyawan IBM di Mannheim Jerman yang menciptakan SAP yang berfungsi untuk menyatukan solusi bisnis. Pada dasarnya ERP adalah penambahan module keuangan pada MRP II, sehingga lebih memudahkan bagi para pengambil keputusan menentukan keputusan-keputusannya.

Karakter Sistem

ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce, Customer Relationship Management (CRM), e-Government dan lain-lain.

sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Perencanaan_sumber_daya_perusahaan

Selengkapnya......